YANG MEREMEHKAN KAJIAN TAUHID SAMA DENGAN MEREMEHKAN DAKWAH SEMUA NABI

๐Ÿ—’ Al Allamah Shalih Al Fauzan hafizhahullah menyatakan :

“Orang yang mengentengkan urusan tauhid berarti dia telah menganggap remeh dakwah para nabi. Sebab para nabi, mereka mencurahkan perhatian besar dalam hal tauhid.

Lantas bagaimana bisa sampai ada yang mengatakan, ‘Tidak perlu seperti itu, tauhid ini kecil saja’.

Maknanya, berarti dia menganggap bahwa para nabi sudah salah saat menitikberatkan nilai ketauhidan dan mengawali dakwah dengan tauhid sebelum semua hal lain.

ูŠูŽุง ู‚ูŽูˆู’ู…ู ุงุนู’ุจูุฏููˆุง ุงู„ู„ู‘ูŽู€ู‡ูŽ ู…ูŽุง ู„ูŽูƒูู… ู…ูู‘ู†ู’ ุฅูู„ูŽู€ูฐู‡ู ุบูŽูŠู’ุฑูู‡ู ุฅูู†ูู‘ูŠ ุฃูŽุฎูŽุงูู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ุนูŽุฐูŽุงุจูŽ ูŠูŽูˆู’ู…ู ุนูŽุธููŠู…ู

“Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya lalu ia berkata: ‘Wahai kaumku sembahlah Allah, sekali-kali tak ada Tuhan bagimu selain-Nya’. Sesungguhnya (kalau kamu tidak menyembah Allah), aku takut kamu akan ditimpa azab hari yang besar (kiamat).” QS. Al A’raaf : 59

ูˆูŽู…ูŽุง ุฃูŽุฑู’ุณูŽู„ู’ู†ูŽุง ู…ูู† ู‚ูŽุจู’ู„ููƒูŽ ู…ูู† ุฑู‘ูŽุณููˆู„ู ุฅูู„ู‘ูŽุง ู†ููˆุญููŠ ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ู ุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ู ู„ูŽุง ุฅูู„ูŽู€ูฐู‡ูŽ ุฅูู„ู‘ูŽุง ุฃูŽู†ูŽุง ููŽุงุนู’ุจูุฏููˆู†ู

“Dan Kami tidak mengutus seorang rasulpun sebelum kamu melainkan Kami wahyukan kepadanya: ‘Bahwasanya tidak ada sesembahan (yang hak) melainkan Aku, maka sembahlah olehmu sekalian Aku”. QS. Al Anbiya’ : 25

Para rasul menyeru umat mereka pada tauhid dan aqidah dalam jangka waktu yang lama. [ Ambil contoh ] Nabi Nuh ‘alaihis salaam, 950 tahun mengajak kaumnya pada tauhid. Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam 13 tahun lamanya mengajak dan menjelaskan tauhid pada manusia (sebelum beliau hijrah).”

Sumber : http://www.alfawzan.af.org.sa/node/14939

Yang lebih perlu diantisipasi, bila peremehan terhadap tauhid ini tidak dalam ucapan. Tapi mendekam dalam perasaan, seumpama seseorang merasa bahwa kajian tauhid itu bukan pembahasan yang penting, atau pembahasan yang sebaiknya nanti-nanti saja, banyak pembahasan lain yang lebih penting! Wal ‘iyaadzu billah.

(Oleh: Ustadz Hari Ahadi ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡)

Ayo Join dan Share:

Faedah:
t.me/Riyadhus_Salafiyyin

Poster dan Video:
instagram.com/galerifaedah
mobile.twitter.com/galerifaedah
t.me/galerifaedah

Kunjungi:
www.riyadhussalafiyyin.com

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Didukung oleh: Islamhariini.com