SEPUTAR QADA PUASA

[SEPUTAR QADA PUASA Bagian. 1]

WAKTU MENGQADA BERSIFAT LUAS

Dalam arti tidak harus diqada langsung setelah hari raya, boleh ditunda. Intinya jangan sampai bertemu Ramadan tahun depannya lagi.

Imam Nawawi rahimahullah berkata,

وَمَذْهَبُ مَالِكٍ وَأَبِي حَنِيفَةَ وَالشَّافِعِيِّ وَأَحْمَدَ وَجَمَاهِيرِ السَّلَفِ وَالْخَلَفِ أَنَّ قَضَاءَ رمضان في حَقِّ مَنْ أَفْطَرَ بِعُذْرٍ كَحَيْضٍ وَسَفَرٍ يَجِبُ عَلَى التَّرَاخِي وَلَا يُشْتَرَطُ الْمُبَادَرَةُ بِهِ فِي أَوَّلِ الْإِمْكَانِ لَكِنْ قَالُوا لَا يَجُوزُ تَأْخِيرُهُ عَنْ شَعْبَانَ الْآتِي

“Madzhab Malik, Abu Hanifah, asy-Syafi’i, Ahmad, dan mayoritas ulama terdahulu maupun belakangan berpendapat bahwa mengqada puasa Ramadan bagi orang yang tidak berpuasa karena uzur seperti haid dan safar kewajibannya bersifat longgar, tidak dipersyaratkan harus langsung pada awal waktu kesanggupannya untuk mengqada. Akan tetapi, mereka mengatakan bahwa tidak boleh ditunda lagi ketika bulan Sya’ban tahun depan.” (Al-Minhaj, VIII/22-23)

MESKI YANG AFDALNYA ADALAH SESEGERA MUNGKIN

Tapi jika memungkinkan, lebih cepat lebih baik. Ketika ada kesempatan maka mulailah dicicil, jangan melihat jarak Ramadan yang masih jauh.

Imam Nawawi berkata,

قَالَ الْجُمْهُورُ وَيُسْتَحَبُّ الْمُبَادَرَةُ بِهِ لِلِاحْتِيَاطِ فِيهِ

“Mayoritas ulama mengatakan bahwa dianjurkan bersegera dalam mengqada puasa sebagai upaya kehati-hatian.” (Al-Minhaj, VIII/23)

Bahkan, jika keadaan memungkinkan, dia bisa mulai mengqada sehari setelah hari raya. Ini jika memungkinkan.

Asy-Syaikh al-Utsaimin berpesan,

وينبغي أيضاً أن يبادر به بعد يوم العيد فيشرع فيه أي: في اليوم الثاني من شوال؛ لأن هذا أسرع في إبراء الذمة وأحوط

“Hendaklah bersegera dalam membayar hutang puasa setelah hari raya, artinya dia mulai pada tanggal 2 Syawal. Sebab, ini lebih cepat dalam menyelesaikan tanggung jawab dan lebih berhati-hati.” (Asy-Syarh al-Mumti’, VI/441)

🖋 Oleh: al-Ustadz Hari Ahadi حفظه الله

Baca Juga : SEPUTAR QADA PUASA Bagian. 2

“Tetap hadir di majelis ilmu syar’i (tempat pengajian) untuk meraih pahala dan berkah lebih banyak dan lebih besar, insyaallah.”

Ayo Join dan Share:

Faedah:
telegram.me/Riyadhus_Salafiyyin
Poster dan Video:
telegram.me/galerifaedah
Kunjungi Website Kami:
www.riyadhussalafiyyin.com

Tinggalkan komentar

Didukung oleh: Islamhariini.com