SEPUTAR QADA PUASA

TATA CARA MENGQADAKAN PUASA ORANG YANG SUDAH MENINGGAL

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin menerangkan,

فلو قدر أن الرجل له خمسة عشر ابناً، وأراد كل واحد منهم أن يصوم يومين عن ثلاثين يوماً فيجزئ، ولو كانوا ثلاثين وارثاً وصاموا كلهم يوماً واحداً، فيجزئ لأنهم صاموا ثلاثين يوماً، ولا فرق بين أن يصوموها في يوم واحد أو إذا صام واحد صام الثاني اليوم الذي بعده، حتى يتموا ثلاثين يوماً.

“Seumpama yang meninggal memiliki 15 anak:

– Setiap dari mereka ingin berpuasa dua hari dari 30 hari yang ditinggalkan ayahnya, maka itu dibolehkan.

– Seumpama ahli warisnya berjumlah 30 orang, lalu mereka semua berpuasa satu hari, maka itu juga dibolehkan. Karena ketika mereka semua berpuasa, maka jumlahnya menjadi 30 hari.

Dan tidak ada bedanya apakah mereka berpuasa serentak pada hari yang sama atau pada hari yang berlainan, misalnya yang pertama berpuasa hari ini, dan yang berikutnya berpuasa besoknya, demikian selanjutnya sampai sempurna 30 hari.” (Asy-Syarh al-Mumti’, VI/452)

🖋 Oleh: al-Ustadz Hari Ahadi حفظه الله

Baca Juga : SEPUTAR QADA PUASA Bagian. 9

“Tetap hadir di majelis ilmu syar’i (tempat pengajian) untuk meraih pahala dan berkah lebih banyak dan lebih besar, insyaallah.”

Ayo Join dan Share:

Faedah:
telegram.me/Riyadhus_Salafiyyin
Poster dan Video:
telegram.me/galerifaedah
Kunjungi Website Kami:
www.riyadhussalafiyyin.com

Tinggalkan komentar

Didukung oleh: Islamhariini.com