SENANTIASA WASPADA DARI KESYIRIKAN

Asy-Syaikh al-‘Allamah ‘Abdurrahman bin Nashir al-Sa‘di rahimahullah berkata,

فإذا كان الشرك ينافي التوحيد ويوجب دخول النار والخلود فيها وحرمان الجنة إذا كان أكبر، ولا تتحقق السعادة إلا بالسلامة منه، كان حقا على العبد أن يخاف منه أعظم خوف، وأن يسعى في الفرار منه ومن طرقه ووسائله، وأسبابه ويسأل الله العافية منه كما فعل ذلك الأنبياء والأصفياء وخيار الخلق.

“Apabila kesyirikan itu menafikan tauhid, mengharuskan pelakunya kekal di dalam neraka, dan mengharamkan surga (bagi pelakunya) ketika syiriknya syirik besar, maka tidaklah terwujud kebahagiaan seseorang kecuali dengan selamat darinya. Wajib bagi setiap hamba untuk benar-benar khawatir dirinya terjatuh ke dalamnya, berusaha lari darinya, jalan-jalannya, sarana-sarananya, dan sebab-sebabnya. Dia meminta keselamatan kepada Allah darinya sebagaimana yang telah dilakukan para nabi dan orang-orang pilihan dari kalangan para makhluk.”

Sumber: Al-Qaul al-Sadid, hlm. 83.

Oleh: Ustadz Abu Fudhail Abdurrahman ibnu Umar hafizhahullah.


“Tetap hadir di majelis ilmu syar’i (tempat pengajian) untuk meraih pahala dan berkah lebih banyak dan lebih besar, insyaallah.”

Ayo Join dan Share:

Faedah:
telegram.me/Riyadhus_Salafiyyin
Poster dan Video:
telegram.me/galerifaedah
Kunjungi Website Kami:
www.riyadhussalafiyyin.com

Tinggalkan komentar

Didukung oleh: Islamhariini.com