SALAH SATU SEBAB SEMPITNYA REZEKI

Syekh ‘Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullah berkata,

Disebutkan dalam Shahih Bukhari secara marfu’, Nabi ﷺ bersabda (yang artinya),

“Barang siapa mengambil harta manusia (meminjam atau untuk muamalah) dia berniat untuk menunaikannya, maka Allah memudahkan baginya untuk menunaikannya. Dan barang siapa mengambilnya (sedangkan) dia berniat untuk merusaknya (tidak mengembalikannya), maka Allah akan membinasakannya (dengan mendapat harta yang tidak berkah dan rezeki yang sempit).”

Perhatikanlah, bagaimana Allah menjadikan niat yang baik merupakan sebab yang kuat mendapat kemudahan rezeki serta memudahkannya menunaikan (hutangnya). Dan (sebaliknya) Allah menjadikan niat yang jelek sebagai sebab keruksakan dan kebinasaan.
(Bahjah Qulub al-Abrar, hlm. 19)

Oleh: Ustadz Sirojudin Abbas حفظه الله


وفي البخاري مرفوعا : من أخذ أموال الناس يريد أداءها أداها الله عنه، ومن أخذها يريد إتلافها أتلفه الله.
فانظر كيف جعل النية الصالحة سببا قويا للرزق وأداء الله عنه، و جعل النية السيئة سببا للتلف ولإتلاف.

بهجة قلوب الأبرار ص [19]


“Tetap hadir di majelis ilmu syar’i (tempat pengajian) untuk meraih pahala dan berkah lebih banyak dan lebih besar, insyaallah.”

Ayo Join dan Share:

Faedah:
telegram.me/Riyadhus_Salafiyyin
Poster dan Video:
telegram.me/galerifaedah
Kunjungi Website Kami:
www.riyadhussalafiyyin.com

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Didukung oleh: Islamhariini.com