PARA SETAN DIBELENGGU (DIRANTAI)

بسم الله الرحمن الرحيم.

Hikmah Ramadhan
PARA SETAN DIBELENGGU (DIRANTAI)
________________

Saudaraku yang mulia.
Di antara sekian kemuliaan bulan suci Ramadhan, yaitu:

– Dibukakannya pintu-pintu al-Jannah (surga).
– Ditutupnya pintu-pintu neraka.
– Dan para setan dirantai (dibelenggu).

Dalam riwayat disebutkan,

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:

( إِذَا دَخَلَ رَمَضَانُ )

فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الجَنَّةِ ،

وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ جَهَنَّمَ ،

وَسُلْسِلَتِ الشَّيَاطِينُ )).
——————–
🖊أخرجه البخاري (٣٢٧٧) ، ومسلم (١٠٧٩).
وفي رواية لمسلم: ( وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ) .
________________

Dari sahabat yang mulia Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu ia berkata, baginda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Apabila telah tiba bulan suci Ramadhan, maka akan dibukakannya pintu-pintu al-Jannah (surga), ditutupnya pintu-pintu neraka Jahannam, dan dirantainya para setan.”

[[ HR. al-Bukhari no. 3277 dan Muslim no. 1079 ]].

🖊 Dalam riwayat tambahan al-Imam Muslim rahimahullah,

” وصفّدت الشّياطين “.

“Dan dibelenggunya para setan.”

____⛱_________

Pertanyaan:

(Pada bulan suci Ramadhan para setan dibelenggu, lantas kenapa kita masih banyak menjumpai sebagian kaum muslimin yang

1- Tidak berpuasa (tanpa udzur syar’i).
2- Mabuk (minuman keras).
3- Berjudi.
4- Menipu dan yang selainnya…?

Jawab:

Na’am, Baarakallahu fiikum, dengan hikmah dan ketetapan Allah, bahwasanya pada bulan suci Ramadhan para setan dirantai (dibelenggu), namun tidak semua setan dibelenggu, yang dibelenggu adalah para dedengkotnya atau para pembangkang dari kalangan setan, sedangkan setan yang levelnya masih di bawah; sengaja dibiarkan oleh Allah jalla wa ‘ala dengan hikmah-Nya untuk menguji keimanan bani adam pada bulan suci Ramadhan, -pen.)

Sebagaimana hal ini dijawab oleh Fadhilatusy Syaikh Al-Faqih Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin _rahimahullah

في بعض روايات الحديث: (( تصفد فيه مردة الشّياطين )) أو (( تُغَلّ )) وهي عند النسائي.


Dalam sebagian riwayat hadits disebutkan,

“Dibelenggunya pada bulan suci Ramadhan tersebut adalah para pembangkang dari kalangan setan.”

(makna “Tushaffad” sama dengan “Tughalla”, yaitu dibelenggu, -pen.)

[[ Riwayat ini dikeluarkan oleh An-Nasaa’i ]].
[[ Majmuu’ Fataawa Ibnu ‘Utsaimin: 20/75 ]].
________________

🖋 Oleh: al-Ustadz Abu Aufa (Abu ‘Abdirrahman) Isma’il حفظه الله

Baca juga: JADILAH PARA PEMBUKA PINTU-PINTU KEBAIKAN

“Tetap hadir di majelis ilmu syar’i (tempat pengajian) untuk meraih pahala dan berkah lebih banyak dan lebih besar, insyaallah.”

Ayo Join dan Share:

Faedah:
telegram.me/Riyadhus_Salafiyyin
Poster dan Video:
telegram.me/galerifaedah
Kunjungi Website Kami:
www.riyadhussalafiyyin.com

Tinggalkan komentar

Didukung oleh: Islamhariini.com