“Sesungguhnya Ilmu ini adalah Agama, maka perhatikanlah dari siapa kalian mengambil Agama kalian” [ Muhammad Ibnu Sirin rahimahullah di dalam Muqodimah Shahih Muslim ]

HAL YANG BISA MENCACATI KESEMPURNAAN TAUHID

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah berkata,

وإذا طلبت من أحد الغوث وهو قادر عليه فإنه يجب عليك تصحيحا لتوحيدك أن تعتقد أنه مجرد سبب وأنه لا تأثير له بذاته في إزالة الشدة لأنك ربما تعتمد عليه وتنسى خالق السبب وهذا قادح في كمال التوحيد.

“Apabila engkau meminta bantuan kepada orang lain dalam keadaan dia mampu melaksanakannya, maka wajib atasmu untuk meyakini bahwa dia hanyalah sebagai sebab. Hal itu dalam rangka membenarkan ketauhidanmu. Dia tidak bisa memberikan pengaruh sedikit pun secara zatnya untuk menghilangkan kegentingan karena terkadang engkau bersandar kepadanya dan engkau melupakan Zat yang menciptakan sebab tersebut. Hal ini adalah kecacatan dalam kesempurnaan tauhid.” (Al-Qaul al-Mufid, hlm. 154) Selengkapnya

BALASAN SESUAI AMALAN

Al-Allamah As-Si’dy rahimahullah berkata,

“Barangsiapa yang melalaikan aib-aib manusia dan menahan lisannya dari mencari-cari keadaan-keadaan mereka yang tidak mereka sukai untuk ditampakkan, niscaya akan selamat agama dan kehormatannya dan Allah akan tumbuhkan rasa cinta kepadanya pada hati hamba-hamba-Nya, dan niscaya Allah akan menutupi aib-aibnya. Karena balasan itu sesuai dengan amalan yang dia kerjakan dan tidaklah Rabb-mu mendholimi hamba-Nya.

Al Fawakih Asy Syahiyyah, jilid 1/112. Selengkapnya

HATI-HATI PERBUATAN BIDAH MENJAUHKAN SESEORANG DARI ALLAH!

Abu Ayyub al-Sikhtiyani rahimahullah mengatakan,

ما زاد صاحب بدعة اجتهادا إلا ازداد من الله بعدا.

“Tidaklah pelaku bidah semakin menambah kesungguhannya dalam melakukan bidahnya melainkan akan semakin membuatnya jauh dari Allah.” ( Lamm al-Durr al-Mantsur, hlm. 129–130)

FAEDAH:

Penjelasan di atas memberikan faedah yang sangat agung kepada kita semua, yaitu bahwa setiap perbuatan bidah menjauhkan seseorang dari Allah. Semakin dia bersungguh-sungguh dalam perbuatan bidahnya, maka semakin jauh dia dari Allah subhanahu wa taala sekalipun dia menganggapnya baik dan merasa nyaman dengannya. Ketahuilah bahwa hal itu hiasan dari setan. Selengkapnya

RENUNGKANLAH HAL INI PADA DIRI ANDA

VIDEO FAEDAH
Durasi: [ 00:56 ]
Silahkan Diunduh: http://bit.ly/30RWgoI

Asy-Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahulloh mengatakan,

“Duhai kiranya kapan seorang akan memikirkan, apa yang selama ini aku telah kerjakan?

Berapa waktu yang tersisa untukku di dunia ini?

Apa yang telah aku usahakan?

Hari demi hari berlalu, sementara aku tidak pernah mengerti apakah diriku semakin bertambah dekat kepada Allah ataukah justru semakin jauh?

Apakah kita pernah memperhitungkan dan merenungkan hal-hal semacam ini?

Setiap orang yang berakal sejatinya selalu memiliki sebuah tujuan. Lantas, apakah tujuan akhir (dari kehidupan ini)?.”

Al-Qoulu Al-Mufid, 97 Selengkapnya

DIAM LEBIH BAIK YANG TIDAK PUNYA ILMU

Al Mizzirahimahullah berkata,

“Seandainya orang yang tidak tahu tidak ikut bicara, niscaya akan tenang dan menenangkan, dan akan sedikit kesalahan dan banyak kebenaran.”

Tahdzibul Kamal 4/326.

قالَ المزّيّ -رحمه الله-:
«لو سكت مٓنْ لا يدري لاستراحٓ وأراح؛ وقلَّ الخطأ وكثُر الصَّواب»
تهذيب الكمال» ٣٢٦/٤

Channel Telegram || https://t.me/salafy_cirebon
Website Salafy Cirebon : www.salafycirebon.com

“Tetap hadir di majelis ilmu syar’i (tempat pengajian) untuk meraih pahala dan berkah lebih banyak dan lebih besar, insyaallah.” Selengkapnya

Didukung oleh: Islamhariini.com