KESALAHAN TIDAK HARUS SELALU DIMAAFKAN

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah berkata :

Patut diketahui bahwa memberi ampunan bagi orang yang berbuat jelek kepadamu tidaklah terpuji secara mutlak, karena Allah ta’ala mengaitkan hal itu dengan syarat, yaitu disertai dengan adanya perbaikan. Allah berfirman :

فَمَنْ عَفَا وَأَصْلَحَ فَأَجْرُهُ عَلَى اللَّه

Maka, barangsiapa memaafkan dan memperbaiki (orang yang berbuat jahat kepadanya) maka ia akan mendapatkan pahala dari Allah.

Adapun jika pada pemaafan dan ampunan tersebut tidak ada perbaikan (bagi yang berbuat jahat tersebut), maka jangan kamu maafkan dia, jangan pula kamu ampuni!
Syarh Riyadhish Shalihin (1/180)

✍ قال الشيخ محمد بن صالح العثيمين رحمه الله :
ينبغي أن يعلم أن المغفرة لمن أساء إليك ليست محمودة على الإطلاق؛ فإن الله تعالي قيد هذا بأن يكون العفو مقروناً بالإصلاح فقال: (فَمَنْ عَفَا وَأَصْلَحَ فَأَجْرُهُ عَلَى اللَّه) (الشورى: من الآية٤٠) ، أما إذا لم يكن في العفو والمغفرة إصلاح فلا تعف ولا تغفر.

(شرح رياض الصالحين (١٨٠/١

WhatsApp Salafy Cirebon
Channel Telegram || https://t.me/salafy_cirebon
Website Salafy Cirebon : www.salafycirebon.com


“Tetap hadir di majelis ilmu syar’i (tempat pengajian) untuk meraih pahala dan berkah lebih banyak dan lebih besar, insyaallah.”

Ayo Join dan Share:

Faedah:
telegram.me/Riyadhus_Salafiyyin
Poster dan Video:
telegram.me/galerifaedah
Kunjungi Website Kami:
www.riyadhussalafiyyin.com

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Didukung oleh: Islamhariini.com