JANJI SEHIDUP SEMATI BOLEHKAH?

JANJI “SEHIDUP SEMATI” DALAM TINJAUAN SYARIAT.

Berkata As Syaikh Sholih Al Fauzan حفظه الله :

“Tidak boleh mengambil perjanjian ( antara suami dan istri ) untuk tidak menikahi manusia lagi setelah meninggal pasangannya.”

Sumber Artikel: Muntaqo Li Al-Majd (27-04-1437 H).


“Tetap hadir di majelis ilmu syar’i (tempat pengajian) untuk meraih pahala dan berkah lebih banyak dan lebih besar, insyaallah.”

Ayo Join dan Share:

Faedah:
telegram.me/Riyadhus_Salafiyyin
Poster dan Video:
telegram.me/galerifaedah
Kunjungi Website Kami:
www.riyadhussalafiyyin.com

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Didukung oleh: Islamhariini.com