ILMU ITU DIDATANGI BUKAN MENDATANGI

عن عبد الرحمن بن حبيب بن أزدك قال : سمعت نافع بن جبير يقول لعلي بن الحسين رحمه الله : غفر الله لك! أنت سيد الناس و، أفضلهم ، تذهب إلى هذا العبد فتجلس معه ( يعني زيد بن أسلم )؟! فقال : إنه ينبغي للعلم أن يتبع حيثما كان.
(“الحلية (التهذيب)” (٤٨٦/١

:palm_tree:Dari ‘Abdurrahman bin Habib bin Azdak berkata, aku mendengar Nafi’ bin Jubair berkata kepada Ali bin Al-Husain rahimahullahu ta’ala, “Mudah-mudahan Allah mengampunimu! Engkau adalah sayyid (tokoh pemimpin) manusia dan orang yang paling utama, (kemudian) engkau pergi menuju budak ini, kemudian duduk bersamanya (yaitu Zaid bin Aslam)”. (Ali) berkata, “Sungguh sepantasnya ilmu itu diikuti di mana pun berada.”

Al-Hilyah (Tahdzib), Jilid 1, hlm. 486

Catatan kaki:
(1) Ali bin Al-Husain adalah bin Ali bin Abi Thalib.
(2) Zaid bin Aslam adalah ulama besar bekas budak ‘Umar bin Al-Khattab.

Oleh: al-Ustadz Sirojudin Abbas حفظه الله


“Tetap hadir di majelis ilmu syar’i (tempat pengajian) untuk meraih pahala dan berkah lebih banyak dan lebih besar, insyaallah.”

Ayo Join dan Share:

Faedah:
telegram.me/Riyadhus_Salafiyyin
Poster dan Video:
telegram.me/galerifaedah
Kunjungi Website Kami:
www.riyadhussalafiyyin.com

Tinggalkan komentar

Didukung oleh: Islamhariini.com