HAL YANG BISA MENCACATI KESEMPURNAAN TAUHID

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah berkata,

وإذا طلبت من أحد الغوث وهو قادر عليه فإنه يجب عليك تصحيحا لتوحيدك أن تعتقد أنه مجرد سبب وأنه لا تأثير له بذاته في إزالة الشدة لأنك ربما تعتمد عليه وتنسى خالق السبب وهذا قادح في كمال التوحيد.

“Apabila engkau meminta bantuan kepada orang lain dalam keadaan dia mampu melaksanakannya, maka wajib atasmu untuk meyakini bahwa dia hanyalah sebagai sebab. Hal itu dalam rangka membenarkan ketauhidanmu. Dia tidak bisa memberikan pengaruh sedikit pun secara zatnya untuk menghilangkan kegentingan karena terkadang engkau bersandar kepadanya dan engkau melupakan Zat yang menciptakan sebab tersebut. Hal ini adalah kecacatan dalam kesempurnaan tauhid.” (Al-Qaul al-Mufid, hlm. 154)

Penjelasan:
Apa yang disebutkan beliau rahimahullah terbukti kebenarannya dan perbuatan manusia bertingkat-tingkat dalam hal ini. Di antara mereka ada yang sepenuhnya bersandar kepada orang yang dia mintai tolong tanpa ingat kepada Allah dan ini yang paling parah. Di antara mereka pula ada yang bersandar kepada orang lain, tetapi lupa kepada Allah pada suatu keadaan dan pada keadaan yang lain dia ingat bahwa orang tersebut hanyalah sebab. Ini lebih ringan dari yang pertama. Namun, dia tetap di dalam bahaya. Hal yang semestinya dilakukan setiap mukmin adalah menjadikan orang yang dimintai tolong hanya sebagai sebab dan bersandar sepenuhnya kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

Barakallahu fikum.

Oleh: Al-Ustadz Abu Fudhail Abdurrahman ibnu Umar hafizhahullah.


“Tetap hadir di majelis ilmu syar’i (tempat pengajian) untuk meraih pahala dan berkah lebih banyak dan lebih besar, insyaallah.”

Ayo Join dan Share:

Faedah:
telegram.me/Riyadhus_Salafiyyin
Poster dan Video:
telegram.me/galerifaedah
Kunjungi Website Kami:
www.riyadhussalafiyyin.com

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Didukung oleh: Islamhariini.com