PERBANYAKLAH AMAL SALEH DI SEPULUH HARI PERTAMA PADA BULAN ZULHIJAH

بسم الله الرحمن الرحيم

PERBANYAKLAH AMAL SALEH DI SEPULUH HARI PERTAMA PADA BULAN ZULHIJAH

Sepuluh hari pertama di Bulan Zulhijah memiliki keutamaan yang sangat besar, di antara keutamaannya adalah Allah bersumpah dengannya dan tidaklah Allah bersumpah dengan sesuatu melainkan susuatu tersebut memiliki kedudukan yang sangat agung, sebagaimana yang Allah Subhanahu wa Ta’ala firmankan,

والفجر وليال عشر

“Demi fajar, dan malam yang sepuluh.” (Al-Fajr: 1-2)

Berkata al-Imam Ibnu Katsir rahimahullah, Selengkapnya

HUKUM-HUKUM SEPUTAR FIDYAH

HUKUM-HUKUM SEPUTAR FIDYAH [Bagian 04]

BAYAR FIDYAH PAKAI UANG

Bila kita melihat ayat tentang fidyah berikut,

وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ ۖ

“Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin.” QS. Al-Baqarah: 184

Kita menjadi tahu bahwa fidyah ialah dengan memberi makanan, baik yang sudah jadi atau makanan pokok, bukan dengan uang. Mayoritas ulama berpendapat tidak sah membayar fidyah dengan uang (Dalil al-Anam, hlm. 58). Selengkapnya

HUKUM-HUKUM SEPUTAR FIDYAH

HUKUM-HUKUM SEPUTAR FIDYAH [Bagian 03]

JIKA MEMBAYAR FIDYAH DENGAN MAKANAN POKOK

Tidak dijumpai ada hadits khusus yang menjelaskan tentang berapa berat makanan pokok yang dikeluarkan pada tiap hari yang ditinggalkan. Imam asy-Syaukani berkata,

وَلَيْسَ فِي الْمَرْفُوعِ مَا يَدُلُّ عَلَى التَّقْدِيرِ.

“Tidak ada dalam hadits nabi yang menginformasikan tentang ukuran fidyah.” (Nail al-Authar, IV/275)

Di antara pendapat ulama yang ada;

– ½ sha’, yaitu antara 1,3-1,5 kg (beras) [ Sejumlah ulama yang berpendapat demikian seperti Mujahid bin Jabr dan Fatwa Al-Lajnah ad-Da’imah ]
– 1 mud, yaitu berkisar antara 6,3-7,5 ons (beras) [ Kata Ibnu Rusyd di Bidayah al-Mujtahid, I/413, ini pendapat mayoritas ulama ]
– Tidak ada ukuran tertentunya. Intinya, jika porsi itu umumnya sudah cukup untuk jatah sekali makan, maka sudah sah. [ Dari kesimpulan penjelasan Asy-Syaikh al-‘Utsaimin di Al-Liqa’ asy-Syahri no. 41, ialah ± 4-6 ons beras untuk satu hari yang ditinggalkan ] Selengkapnya

HUKUM HUKUM SEPUTAR FIDYAH

HUKUM-HUKUM SEPUTAR FIDYAH [Bagian 02]

UKURAN DAN JENIS FIDYAH

Asy-Syaikh Muhammad al-‘Utsaimin rahimahullah berkata,

أنه يرجع في الإطعام في كيفيته ونوعه إلى العرف؛ لأن الله تعالى أطلق ذلك؛ والحكم المطلق إذا لم يكن له حقيقة شرعية يرجع فيه إلى العرف. ومنها أنه لا فرق بين أن يملّك الفقير ما يطعمه، أو يجعله غداءً، أو عشاءً؛ لأن الكل إطعام؛ وكان أنس بن مالك حين كبر يطعم أدُماً، وخبزاً Selengkapnya

HUKUM-HUKUM SEPUTAR FIDYAH

[Bagian 01]

Dari keterangan beliau di atas, maka yang memiliki kewajiban membayar fidyah ialah dua golongan. Yaitu:
[1] orang tua yang sudah tidak bisa puasa,
[2] orang yang mengidap penyakit yang divonis oleh dokter ahli bahwa tidak bisa sembuh, dan sakit itu membuatnya tidak bisa berpuasa.

Imam Nawawi rahimahullah berkata,

قَالَ الشَّافِعِيُّ وأصحاب: الشَّيْخُ الْكَبِيرُ الَّذِي يُجْهِدُهُ الصَّوْمُ أَيْ يَلْحَقُهُ بِهِ مَشَقَّةٌ شَدِيدَةٌ وَالْمَرِيضُ الَّذِي لَا يُرْجَى بُرْؤُهُ لَا صَوْمَ عَلَيْهِمَا بِلَا خِلَافٍ وَسَيَأْتِي نَقْلُ ابْنِ الْمُنْذِرِ الْإِجْمَاعَ فِيهِ وَيَلْزَمُهُمَا الْفِدْيَةُ Selengkapnya

Didukung oleh: Islamhariini.com