TELADAN DARI RASULULLAH ﷺ BAGI YANG MENJADI IMAM SHALAT

Abu Waqid Al-Bakri radhiyallahu ‘anhu mengatakan,

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَخَفَّ النَّاسِ صَلَاةً عَلَى النَّاسِ، وَأَطْوَلَ النَّاسِ صَلَاةً لِنَفْسِهِ

”Rasulullah ﷺ adalah orang yang paling pendek shalatnya ketika menjadi imam, dan orang yang paling panjang shalatnya ketika shalat sendiri.” -SHAHIH LI GHAIRIH- (Al-Musnad, cet. Ar-Risalah, XXXVI/229-230; H.R. Ahmad, no. 21899) Selengkapnya

JANGAN DIAM SAJA BILA MELIHAT ADA PERKARA MUNGKAR

🗒️ Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah mengatakan,

“Melarang dari perbuatan mungkar termasuk salah satu pondasi Islam yang tidak boleh diabaikan dan diremehkan. Rasulullah ﷺ bersabda,

مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ، فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ، فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ، وَذَلِكَ أَضْعَفُ الْإِيمَانِ Selengkapnya

HIKMAH BANYAK PUASA DI BULAN SYA’BAN

عن أسامة بن زيد رضي الله عنهما قال: قلت: يا رسول الله، لم أرك تصوم شهراً من الشهور ما تصوم من شعبان؟ قال: ذاك شهر يغفل الناس عنه، بين رجب ورمضان، وهو شهر ترفع فيه الأعمال إلى رب العالمين، فأحب أن يرفع عملي وأنا صائم.
أخرجه أحمد والنسائي وحسنه الألباني في صحيح الترغيب

✅ Dari Usamah bin Zaid radhiyallahu ‘anhuma, dia berkata, “Aku berkata (kepada Rasul ﷺ ), ‘Wahai Rasulullah, tidaklah aku melihat engkau berpuasa pada suatu bulan dari bulan-bulan yang ada, seperti puasanya engkau di bulan Sya’ban?’
Beliau bersabda, ‘Itu adalah bulan yang manusia lengah pada bulan tersebut, bulan antara Rajab dan Ramadaan. Dan itu adalah bulan diangkatnya amalan ke sisi Rabb semesta alam, sehingga aku menyukai amalanku diangkat dalam keadaan aku berpuasa.” (Diriwayatkan oleh Ahmad dan An-Nasai, serta disahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih At-Targhib). Selengkapnya

REAKSI HATI ORANG YANG BERIMAN KETIKA MENGINGAT ALLAH, HATI BERGETAR, IMAN BERTAMBAH

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آيَاتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَانًا وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhan-lah mereka bertawakkal.” (QS. Al Anfal: 2) Selengkapnya

PENJELASAN MAKNA RUKUN ISLAM ‘MENEGAKKAN SHALAT’

Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah mengatakan,

وإقام الصلاة: ليس معناه تصلي فقط، بل فيها خشوع وفيها إخلاص، ولها شروط ولها أركان لا بد أن تستوفيها، فإذا استوفيتها أقمت الصلاة

“Pernyataan Nabi Muhammad ﷺ ‘menegakkan shalat’ bukan maknanya engkau sebatas mengerjakan shalat saja. Namun, maksudnya ialah shalat yang terdapat kekhusyu’an di dalamnya, yang terdapat keikhlasan padanya, juga terpenuhi syarat-syarat, dan rukun-rukunnya. Yang ini semua harus engkau lengkapi. Bila semuanya telah lengkap, maka berarti engkau telah menegakkan shalat.” (Adz-Dzari’ah, I/535)

Masing-masing pribadi bisa menyadari, apakah sudah menegakkan shalat selama ini? Bila sudah, selamat! Dan jangan lupa untuk bersyukur kepada Allah. Jika belum, mari kita bersama-sama berlatih untuk bisa melakukannya. Hanya kepada Allahlah kita memohon kemudahan.

Oleh: Ustadz Hari Ahadi حفظه الله
➖ ➖ ➖ ➖ ➖
“Tetap hadir di majelis ilmu syar’i (tempat pengajian) untuk meraih pahala dan berkah lebih banyak dan lebih besar, insyaallah.”

Ayo Join dan Share :
➖➖➖➖➖➖➖➖➖
↘️ Faedah:
📚 telegram.me/Riyadhus_Salafiyyin
↘️ Poster dan Video:
🖼 telegram.me/galerifaedah
↘️ Kunjungi Website Kami:
🌏 www.riyadhussalafiyyin.com