ARAHKANLAH UCAPAN SAUDARA KITA PADA KEMUNGKINAN MAKNA TERBAIK

ARAHKANLAH UCAPAN SAUDARA KITA PADA KEMUNGKINAN MAKNA TERBAIK

Umar bin Khathab radhiyallahu ‘anhu pernah mengatakan,

لا تظن بكلمة خرجت من في مسلم شرا وأنت تجد لها في الخير محملاً

“Jangan kamu memaknai buruk ucapan yang keluar dari lisan seorang muslim, dalam keadaan ucapan itu memiliki kemungkinan makna yang baik.” (Mausu’ah Ibn Abid Dunya, VII/526)

Kurang memperhatikan hal semacam ini, sering menjadi sebab bermusuhannya orang yang tadinya akrab satu dengan yang lainnya. Semoga kita dilindungi dari yang demikian.

إذا سمعت كلمة من مسلم فاحملها على أحسن ما تجد، حتى لا تجد محملاً

“Bila kamu mendengar sebuah ucapan keluar dari seorang muslim, maka arahkanlah pada makna yang paling baik hingga engkau menganggap tidak ada kemungkinan yang lainnya lagi.” (Umar bin Abdul Aziz, dinukil dalam Mausu’ah Ibn Abid Dunya VII/525)

Dan dari Abu Qilabah rahimahullah, beliau berkata,

إذا بلغك عن أخيك شيء تكرهه فالتمس له العذر جهدك، فإن لم تجد له عذراً فقل في نفسك؛ لعل لأخي عذراً لا أعلمه

“Saat sampai kabar kepadamu tentang ucapan atau tindakan saudaramu yang tidak kamu sukai, maka carikanlah udzur baginya semaksimal yang kamu bisa! Dan jika kamu mulai mengira bahwa dia melakukannya betul-betul dengan sengaja, maka katakanlah pada dirimu, ‘Boleh jadi saudaraku memiliki udzur yang tidak aku ketahui’.” (Shifatus Shafwah, III/168)

Bahan bacaan: Hayatus Salaf bainal Qoul wal ‘Amal, hlm. 797

Ustadz Hari Ahadi حفظه الله

Ayo Join dan Share:

Faedah:
telegram.me/Riyadhus_Salafiyyin
Poster dan Video:
telegram.me/galerifaedah
Kunjungi Website Kami:
www.riyadhussalafiyyin.com

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Didukung oleh: Islamhariini.com