ADAB MENDENGAR DAN MENJAGA RAHASIA

🌴 Al-Imam Abul Wafa ‘Ali bin Aqil al-Baghdadi rahimahullah (wafat 513 H) mengatakan,

“Dan seyogianya bagi manusia agar tidak masuk dalam urusan rahasia seseorang, atau pembicaraan yang dia tidak diajak masuk ke dalammya.

Dan tidak diperbolehkan memasang pendengaran pada pembicaraan orang-orang yang sedang bermusyawarah.

Siapa saja yang tengok kanan-kiri dalam berbicara, maka sama halnya seperti orang yang berpesan agar disimpan pembicaraannya, sehingga wajib dijaga. Karena tengak-tengoknya tersebut menunjukkan keinginannya untuk memisah dari orang lain dan takut (pembicaraannya diketahui orang lain).”

πŸ“— (Disadur dari: Fushul al-Adab, hlm. 43)

πŸ“‘ Oleh: Ustadz Muhammad Rofi حفظه Ψ§Ω„Ω„Ω‡

βž– βž– βž– βž– βž–
β€œTetap hadir di majelis ilmu syar’i (tempat pengajian) untuk meraih pahala dan berkah lebih banyak dan lebih besar, insyaallah.”

Ayo Join dan Share:
βž–βž–βž–βž–βž–βž–βž–βž–βž–
Faedah:
telegram.me/Riyadhus_Salafiyyin
Poster dan Video:
telegram.me/galerifaedah
Kunjungi Website Kami:
www.riyadhussalafiyyin.com

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Didukung oleh: Islamhariini.com